• Kamis, 8 Desember 2022

Asal Nama 'Indonesia'

- Senin, 16 Agustus 2021 | 08:15 WIB
Peta Tua Indonesia - okezone_com
Peta Tua Indonesia - okezone_com

INDEPENDEN - Apalah arti sebuah nama? Ya, sangat berarti, terlebih nama bangsa. Menelusuri asal nama "Indonesia" akan membawa #GOODpeople betapa bangsa ini sama sekali bukan kaleng-kaleng. Ia sarat sejarah sebagai salah satu bangsa besar.

Indonesia dahulu bernama "Hindia Belanda". Sebelumnya disebut "Hindia Timur" dan "Kepulauan Melayu". Istilah Hindia Timur pertama kali digunakan untuk menggambarkan India, Asia Tenggara, dan Indonesia saat ini --setelah Columbus menyebut pulau-pulau di Karibia sebagai Hindia Barat.

Nama “Indonesia” secara resmi diadopsi setelah merdeka pada 1945. Nama Hindia Belanda ditanggalkan. Nama ini berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19.

Baca Juga: Indonesia, Halaman Tanaman Bambu Dunia

Catatan tua menyebut kepulauan di antara Indocina dan Australia dengan beberapa nama. Sementara berbagai kalangan bangsa Tionghoa (Cina) menyebut kawasan ini sebagai "Nan-hai" (Kepulauan Laut Selatan).

Dokumen kuno bangsa India menamai kepulauan ini "Dwipantara" (Kepulauan Tanah Seberang). Berasal dari kata bahasa Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang).

Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, diperkirakan Pulau Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Nama "Indonesia" juga dijelaskan berasal dari dua kata Yunani, yaitu indus yang berarti "India" dan nesos yang berarti "pulau/kepulauan". Jadi "Indo-nesia" berarti "kepulauan India".

Baca Juga: Info Super Lengkap Ratusan Danau Menawan Seantero Indonesia

Petualang Eropa yang kali pertama menginjakkan kaki beranggapan Asia hanya terdiri atas orang Arab, Persia, India, dan Cina. Daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina pukul rata disebut "Hindia".

Jazirah Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka". Daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang". Sementara kepulauan ini dinamai "Kepulauan Hindia" (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau Hindia Timur (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales).

Nama lain yang kelak juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).

Unsur politik Kolonial Belanda memberi nama resmi "Nederlandsch-Indie" (Hindia Belanda). Pemerintah pendudukan Jepang kurun 1942-1945 memakai istilah "To-Indo" (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.

 
Pencetus Nama Indonesia

Pencetus nama "Indonesia" cukup lama ditujukan kepada Bastian. Sebenarnya James Richardson Logan. Awalnya kata tersebut sekadar sebuah istilah geografi. Seiring gelora gerakan kemerdekaan nasional, kata itu akhirnya juga menjadi istilah politik.

Logan seorang pengacara. Lahir di Berwickshire-Skotlandia pada 10 April 1819. Meninggal di Penang pada 20 Oktober 1869.

Baca Juga: Mengenal Suku-suku Bangsa di Nusantara, Mana Tertua?

Adalah Pramoedya Ananta Toer, dalam buku Sedjarah Modern Indonesia yang diterbitkan di kalangan terbatas pada 1964, menyebutkan Logan sebagai pencetus pertama istilah "Indonesia".

Sebelum itu, menjelang akhir abad ke-19, kata dimaksud juga digunakan sebagai istilah hukum oleh Ir. H. van Kol dalam perdebatan-perdebatan di Parlemen Belanda.

Logan meninggal pada usia 50 tahun akibat malaria. Jurnalis Andreas Harsono mengabadikan secuil riwayat Logan di situs web pribadinya, andreasharsono.net. Judul Sebuah Kuburan, Sebuah Nama.

Andreas sengaja berangkat ke Penang, dulu bernama Pulau Pinang, untuk mencari makam Logan pada Oktober 2008. Dia melakukan penelusuran makam "orang penting" yang terabaikan oleh orang zaman sekarang. Andreas ditemani Francis Loh Kok Wah, profesor Universiti Sains Malaysia, Anil Netto (blogger), dan Himanshu Bhatt (jurnalis).
Baca Juga: Tujuh Tahun 'Negara Depok' Pasca-Indonesia Merdeka

Andreas berhasil menemukan tempat peristirahatan terakhir Logal. Dia dimakamkan berdampingan dengan saudaranya, Abraham, yang wafat sesudahnya. Dua bersaudara itu datang ke Penang pada 1840. Pada waktu itu James berumur 20 tahun. Tahun 1842 mereka, yang memang kompak, pindah ke Singapura. Logan kembali ke Penang pada 1853.

Sekembalinya di Penang, Logan membeli dan menyunting koran Penang Gazette, pada 1853. Adiknya yang di Singapura mendirikan koran Singapore Free Press.

Logan meninggal dunia pada 1869. Kematian James dianggap sebagai kehilangan besar bagi Penang. Warga Pulau Pinang mendirikan monumen penghormatan. Sifat-sifat James tertera dalam tugu memorial yang mencantumkan sifat-sifat mulianya, yakni temperance (kesederhanaan), justice (keadilan), fortitude (tabah, ulet), dan wisdom (bijak).

 
Lebih Memilih Indonesia

Pramoedya menyimpulkan Logan sebagai etnolog yang mencetuskan nama Indonesia. Sebenarnya ada dua sosok yang disebut-sebut mencetuskan nama Indonesia. Pertama adalah George Samuel Windsor Earl dan James Richardson Logan. Earl, yang pertama, adalah orang yang menulis sebuah artikel dalam jurnal The Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia Vol. IV pada 1850.
 
Baca Juga: Salju Abadi Puncak Dunia di Papua

Di halaman 71 dia menulis "the Malayunesian branch of this race". Di bawah halaman ditambahkan oleh dia catatan yang menjelaskan istilah itu. Dia mengusulkan nama baru bagi penduduk kepulauan Hindia dengan nama "Indu-nesians" atau "Malayu-nesians". Earl sendiri lebih suka dengan istilah yang kedua karena menurutnya lebih memberikan penghargaan pada orang-orang Melayu yang telah menjelajah seluruh kepualauan sebelum orang-orang Eropa.

Logan berpendapat berbeda. Logan yang menjadi kepala redaksi majalah itu, yang juga kolega Earl, bahkan yunior Earl saat masih kuliah, lebih memilih istilah Indonesia yang lebih praktis. Dia lebih memilih "Indonesia" sebagai istilah geografi untuk membedakan dengan wilayah kepulauan ini dengan wilayah lain.

Praktis, menurutnya, karena lebih singkat ketimbang istilah panjangnya "Indian Archipelago". Di halaman 254 jurnal itu, Logan memilih Indonesia sebagai nama wilayah kepulauan nusantara. []ASM/ALY

 
Sumber:
factsanddetails.com
id.wikipedia.org
indonesia.go.id

 
 
Sampaikan info peristiwa dan artikel opini Anda ke Redaksi INDEPENDEN via 08111678866 (WA) atau independenmediaid@gmail.com. Pasang iklan dan kerja sama juga melalui hotline ini. Bagi yang berminat menjadi konten kreator (performance based), hubungi Redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X