• Senin, 3 Oktober 2022

Duduki Peringkat Ke 9 Indonesia Kekuatan Menengah Di Asia

- Senin, 6 Desember 2021 | 10:13 WIB

Dikutip dari News.com.au Direktur Proyek Lowy Institute, Herve Lemahieu, mengatakan Asia-Pasifik dalam risiko pecah perang.

"Risiko perang berasal dari fakta bahwa terdapat perlombaan senjata di kawasan itu (Asia-Pasifik)," ujar Lemahieu.

"Ini bakal melibatkan AS dan China, juga bisa melibatkan negara-negara lain seperti India, Jepang, dan negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam yang memiliki sengketa laut dengan China," ia menambahkan.

Lemahieu menyebut ada banyak faktor bahwa perang bisa pecah karena tensi yang semakin meningkat. Setidaknya, ia melanjutkan, ada dua negara dengan kekuatan terbesar yang bisa menyebabkan efek domino.

"China sebagai kekuatan baru memiliki kepercayaan diri, dan arogansi, sementara AS khawatir terhadap China dan kebangkitan negara itu," Lemahieu menerangkan.

"Perpaduan kekuatan emosional dapat menyebabkan miskomunikasi dan konflik yang tidak diinginkan sehingga mengarah pada perang."

Survey tersebut bisa di lihat di power.lowyinstitute.org .

Dalam web tersebut Indonesia menduduki peringkat ke 13 untuk Military Capability mengantongi score 14.8 dari 26 Negara lainya. Urutan pertama diduduki oleh Amerika Serikat dengan score 91,7 , sedangkan untuk China berada di posisi ke 2 dengan score 66.8 dan Rusia di posisi ke 3 dengan score 51.6.

Dalam hal kekuatan militer ini Indonesia masih di bawah negara Asean lainya yaitu Singapore dengan 23.9 point dan Vietnam 18,6 point.

Sedangkan untuk kekuatan angkatan bersenjata Indonesia menduduki peringkat ke 11 dengan 27,1 point, angka tersebut masih di bawah Vietnam dengan 29,2 point. Untuk urusan angkatan bersenjata India menduduki peringkat pertama denagn 100.0 point, dan China di posisi ke 2 dengan 82.9 point, Amerika Serikat di posisi ke 3 dengan 68.6 point.

Halaman:

Editor: AS Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X