• Kamis, 8 Desember 2022

Curhat Polisi Baik dan Kode Mahfud MD

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 00:33 WIB
Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Brigadir Joshua Hutabarat (Dok. INDEPENDEN)
Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Brigadir Joshua Hutabarat (Dok. INDEPENDEN)

Oleh: Supriyanto Martosuwito*

Mengapa Bu Jenderal minta perlindungan LPSK? Karena dia digebuki hingga babak belur oleh Pak Jenderal. Mengapa pembunuhan kepada ajudannya begitu kejam? Karena ada pengaruh narkoba dan nuansa cinta sesama.

Begitulah bisik-bisik tetangga yang kini beredar dan sampai juga ke telinga saya. Bahkan Menko Polkam Mahfud MD sudah memberikan kode; "motif pembunuhan itu mungkin hanya boleh didengar orang dewasa".

Sejak meletus peristiwa pembunuhan ajudan jenderal --yang dimanipulasi sebagai tembak-menembak-- di komplek pejabat tinggi polisi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022, menyebar informasi dari dua kubu, yaitu kubu pro-Jenderal (bad cop) dan polisi baik (good cop).

Kubu pro-Jenderal sibuk kampanye bahwa kejadian itu merupakan insiden tembak menembak, dan keluarga Jenderal harus mendapat simpati karena kena musibah.

Baca Juga: 5 Soal Sepele Namun Penting Pascawawancara Kerja

Mereka mengirim tim resmi dan tak resmi ke mana-mana, antara lain ke Dewan Pers, mengimbau wartawan agar mengutip sumber resmi dan berempati pada keluarga Jenderal. Memahami perasaannya, sebagai ibu tiga anak, dan mengabaikan perasaan keluarga korban yang kehilangan anak secara mengenaskan.

Sedangkan kubu polisi baik, meluruskan dan membangun opini sebaliknya.

Beberapa teman, aktivis penegakkan hukum, mendadak didatangi orang saat sedang makan makan di warung tenda, yang langsung curhat, betapa beratnya aib yang ditanggung polisi kini.

Mengingat di antara mereka tidak saling kenal, kawan saya berkesimpulan, dia merupakan bagian “tim penjernih” polisi, yang sedang kampanye. Sosialisasi.

Halaman:

Editor: Ridwan Ewako

Sumber: WAG Bening Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Curhat Polisi Baik dan Kode Mahfud MD

Jumat, 12 Agustus 2022 | 00:33 WIB

Jokowi Bukan, Anda yang Sakit Parah

Kamis, 3 Maret 2022 | 11:36 WIB

Ibu, Ayah, dan Giri Pamungkas

Selasa, 15 Februari 2022 | 00:02 WIB
X